Harlah PPP ke-48, Merawat Persatuan Dengan Pembangunan

oleh

KETUA DPP PPP periode 201-2025, Dr. H. Suharso Monoarfa begitu terpilih menjadi secara aklamasi pada Muktamar IX Makasar yang lalu akan menjadikan tema “Merawat Persatuan Dengan Pembangunan”. Suharsoo menyatakan yang akan dilakukan PPP bukan hanya sekadar mematut-matut diri di depan cermin untuk menampilkan wajah yang lebih menarik. Namun yang akan dilakukan PPP adalah sadar dan berempati sepenuhnya untuk terlibat menemukan jalan keluar atas persoalan-persoalan Umat dan rakyat saat ini.

“PPP siap sepenuhnya menyingsingkan lengan baju untuk secara proaktif terlibat dalam penyediaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dan pemulihan ekonomi keluarga sehari-hari. PPP mengajak semua elemen bangsa, mengatasi keadaan dengan tiga target sekaligus: Imun, iman, dan aman,” tambah Suharso.

Baca Juga :   Suharso Monoarfa: PPP Siap Menang Pemilu 2024

Menurut Suharso, Pembangunan yang dimaksud PPP adalah ikhtiar memenuhi hak-hak rakyat untuk mencapai kemakmuran dan keadilan.

“Pembangunan adalah jalan kita menuju Tanah Air yang kita impikan: Baldlatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Gemah ripah loh jinawi. Pembangunan adalah jalan menggapai kesejahteraan dalam keadilan dan berkeadilan dalam berkemakmuran. Pembangunan adalah jembatan menuju Indonesia yang Adil dan Makmur.

Di akhir kesempatan, Suharso mengajak kepada semua kader dan simpatisan PPP untuk terus meneguhkan sikap untuk menjadi bagian penting dari kegiatan membangun untuk merawat persatuan.

“Hal ini sekaligus untuk meneguhkan dua jati diri hakiki seluruh kader dan simpatisan PPP, yaitu ‘Pemersatu dan Pembangun’. Mari luruskan niat. Mari capai tujuan-tujuan mulia kita dengan cara-cara yang mulia. Semoga Allah memberkahi segenap langkah dan ikhtiar kita di jalan kebaikan dan kebajikan. Hasil tak pernah berkhianat terhadap ikhtiar.

Baca Juga :   DPC PPP Purbalingga Ziarahi Sesepuh Partai

Partai Persatuan Pembangunan terpanggil untuk menawarkan jalan keluar. Jalan keluar ini kami rumuskan secara sederhana tetapi penuh makna sebagai: ‘Merawat Persatuan dengan Pembangunan’. Tak ada pilihan lain bagi kita selain sesigap mungkin, sesiap mungkin, sesegera mungkin, separipurna mungkin memulihkan kembali pembangunan di berbagai bidang. Dan dengan membangun kita rawat persatuan,” kata Suharso Monoarfa.