<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Destinasi &#8211; Story Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://story.cilacap.info/tag/destinasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://story.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:26:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/story/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Destinasi &#8211; Story Cilacap.info</title>
<link>https://story.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Info Kisah Menarik</description>
</image>
	<item>
		<title>Kerinduan Para Pegiat Wisata di Wanareja, Kapan Wabah ini Selesai</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-24939/kerinduan-para-pegiat-wisata-di-wanareja-kapan-wabah-ini-selesai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2020 14:43:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-24939/kerinduan-para-pegiat-wisata-di-wanareja-kapan-wabah-ini-selesai</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Pegiat wisata yang mayoritasnya anak-anak muda di Wanareja Cilacap begitu merindukan kebersamaan dalam berpetualang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pegiat wisata yang mayoritasnya anak-anak muda di Wanareja Cilacap begitu merindukan kebersamaan dalam berpetualang.</p>
<p>Mereka mengatakan kapan wabah corona ini hilang, yang salah satunya adalah akun instagram bernama Wisata Cibinuang.</p>
<p>Pemilik akun tersebut ialah IPPG (Ikatan Pemuda Pemudi Gunung Geulis) Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja.</p>
<p>Mereka mengatakan hal itu dengan membagikan moment kebersamaan bersama mudi mudi lainnya. Menurutnya kebersamaan adalah modal untuk menuju kemajuan dan kesuksesan.</p>
<p>Di Cilacap, Wisata berbackground hutan yang telah membuming dan diketahui adalah Kemit Forest di Sidareja. Namun di Wanareja Cilacap juga tersimpan wisata tersembunyi yang bisa menjadi daya tarik.</p>
<p>Yakni seperti wisata air terjun atau Curug Bandung di Cieuleut Desa Limbangan Kecamatan Wanareja. Curug satu ini merupakan air terjun yang masih alami dan ada juga Hutan Pinus Gunung Geulis di Tambaksari.</p>
<p>Dimana, Wisata Cibinuang ini terletak di pegunangan atau dataran tinggi, yang mana diliputi pepohan atau hutan pinus. Oleh sebab itu, wisita tersebut teramat sejuk. Tidak sedikit muda-mudi berkunjung ke Hutan Pinus Gunung Geulis ini.</p>
<p>Tidak hanya kerap jadi tujuan wisata oleh muda mudi dari wanareja, Bahkan dari Cimanggu dan juga Majenang. Mereka teramat senang dengan lokasi tersebut.</p>
<p>Lokasi Kecamatan Wanareja sendiri berada dekat dengan perbatasan jawa barat (Jabar) yakni Kota Banjar. Sehingga mudah dalam hal akses jika mengunjungi Wanareja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Situs Keramat Gunung Padang Salebu Majenang</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-18039/situs-keramat-gunung-padang-salebu-majenang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2019 17:52:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Padang Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Keramat]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-18039/situs-keramat-gunung-padang-salebu-majenang</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tidak banyak orang tau megenai situs bersejarah satu ini yang terdapat di Cilacap Jawa Tengah. Yakni Situs Gunung padang yang Lokasinya berada di Desa Salebu Kecamatan Majenang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tidak banyak orang tau megenai situs bersejarah satu ini yang terdapat di Cilacap Jawa Tengah. Yakni Situs Gunung padang yang Lokasinya berada di Desa Salebu Kecamatan Majenang.</p>
<p>Situs satu ini merupakan bukti peninggalan sejarah masa lampau dengan adanya bebatuan seperti arca di Gunung Padang.</p>
<p>Tempat ini juga dikeramatan serta seperti tempat-tempat keramat lainnya yang dijaga oleh Kuncen (Red: Juru Kunci).</p>
<p>Banyak orang dari berbagai daerah yang datang ke situs Gunung Padang untuk meminta suatu hajat, tidak hanya orang biasa yang datang meminta suatu hajat di sini. Seorang calon kepala desa juga pernah kedapatan datang kesini, mungkin maksudnya agar menang pilihan.</p>
<p>Situs ini boleh dikatakan cukup angker dan dikeramatkan, Lokasinya pun terbilang mistis dan horor, karena selain banyak pohon-pohon besar juga terdapat semak belukar.</p>
<p>Menurut warga sekitar, ternyata ada juga yang datang untuk melakukan laku lampuh seperti bersemedi di Gunung Padang entah untuk tujuan dan hajat apa.</p>
<p>Bahkan menurut salah seorang warga sekitar, ada seorang atlet tinju kenamaan di Indonesia yang datang melakukan spritual di sana.</p>
<p>Selain daripapada itu, di Gunung Padang Salebu Majenang juga terdapat makam tua yang dikeramatkan. Masyarakat sekitar mengatakan bahwa makam itu adalah makam Ki Hajar Sakti yang merupakan masih trah raja pajajaran.</p>
<p>Gunung Padang Sendiri kabarnya sedang direncanakan untuk Proyek Pembangunan oleh Pemerintah Desa Salebu. Adapun Tujuan dari pembangunan tersebut yaitu agar menjadi Obyek Wisata dan menjadi daya tarik para wisatawan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Gus Dur di Wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis dan Temukan Makam Keramat</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-17576/wisata-situ-lengkong-panjalu-ciamis-dan-makam-keramat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 15:10:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ciamis]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Dur]]></category>
		<category><![CDATA[Situ Lengkong]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-17576/wisata-situ-lengkong-panjalu-ciamis-dan-makam-keramat</guid>

					<description><![CDATA[CIAMIS, CILACAP.INFO &#8211; Situ Lengkong Panjalu Ciamis wana wisata waduk yang kerap dikunjungi banyak orang. Selain untuk tujuan wisata, situ atau waduk danau tersebut juga kerap didatangi para peziarah dari luar kota.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIAMIS</strong>, <a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Situ Lengkong Panjalu Ciamis wana wisata waduk yang kerap dikunjungi banyak orang. Selain untuk tujuan wisata, situ atau waduk danau tersebut juga kerap didatangi para peziarah dari luar kota.</p>
<p>Situ yang terletak di Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Jawa Barat itu adalah Cagar Alam yang sudah ditetapkan menjadi Desa Wisata sejak 17 Maret tahun 2004.</p>
<p>Selain sebagain tempat laku lampuh perjalanan spiritual dan obyek wisata, di sana juga sebagai tempat kebudayaan.</p>
<p>Di situ lengkong atau Nusa Dua tersebut terdapat makam keramat yang kerap diziarahi oleh banyak orang.</p>
<p>Namun ternyata makam tersebut adalah makam orang sholih, makam ulama penyebar agama islam di daerah jawa barat.</p>
<p>Hal itu diketahui oleh Almaghfurlah Kiai Haji Abdurrahman Wahid (Gus dur) yang disampaikan Haji Sulaiman seperti dilansir dari NU Online.</p>
<p>Sebelum menjadi wisata religi dan bahwa makam keramat tersebut adalah makam orang sholih, situ tersebut sangat sepi dan terkesan menyeramkan (angker).</p>
<p>Bahkan Haji Sulaiman ketika diperintahkan Gus Dur untuk mengunjunginya guna berziarah, Haji Sulaiman dibuat merinding, bulu kuduknya berdiri. Bagaimana tidak wong tempatnya kala itu begitu sepi terdapat hutan, Bahkan kelelawar kala ia berziarah mengitari di atas kepalanya.</p>
<p>Makam tersebut adalah Makam Syech Panjalu yang diketahui masih keturunan Rasulullah SAW. Beliau bernama Syaikh Sayyid Ali bin Muhammad.</p>
<p>Situ Lengkong dan Makam keramat yang dulunya sepi itu, tahun demi tahun kian dikenal oleh masyarakat luas, dan banyak dikunjungi oleh banyak orang. Hal itu usai Mantan Presiden dan Ulama Besar dari PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berkunjung kesana dan mengatakan bahwa makam tersebut adalah makam orang Shalih.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2019/09/27/situ-lengkong-panjalu-ciamis-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[situ lengkong panjalu ciamis]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2019/09/27/situ-lengkong-panjalu-ciamis-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[situ lengkong panjalu ciamis]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Wisata Sasak Cirahong dan Kisah Mistisnya</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-12985/wisata-sasak-cirahong-dan-kisah-mistis-yang-bikin-merinding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2019 06:48:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ciamis]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Sasak Cirahong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-12985/wisata-sasak-cirahong-dan-kisah-mistis-yang-bikin-merinding</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Wisata Sasak Cirahong dan Kisah Mistisnya yang Bikin Merinding. Pernah mendengar kan tentang Sasak Cirahong. Sebuah jembatan panjang yang berbatasan antara Ciamis dengan Tasikmalaya. Dimana di atas jembatan ini terdapat perlintasan kereta api.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Wisata Sasak Cirahong dan Kisah Mistisnya yang Bikin Merinding. Pernah mendengar kan tentang Sasak Cirahong. Sebuah jembatan panjang yang berbatasan antara Ciamis dengan Tasikmalaya. Dimana di atas jembatan ini terdapat perlintasan kereta api.</p>
<p>Perlintasan kereta api tersebut cukup terkenal, pernah masuk acara misteri, hingga ada lagu bahasa sunda berjudul jembatan tersebut. </p>
<p>Makna Sasak berasal dari bahasa Sunda yang artinya adalah Jembatan. Jembatan atau Sasak Cirahong adalah sebuah jembatan perlintasan kereta api, akan tetapi di bawahnya juga bisa dilalui kendaraan, seperti kendaraan roda dua, dan mobil colt atau sedan. Namun tidak bisa dilintasi oleh truck Bahkan bus yang berukuran besar. </p>
<p>Sasak cirahong ini terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis, tepatnya di Manonjaya, Tasikmalaya dan Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. </p>
<p><H2>Sejarah Sasak Cirahong</H2>
Menurut Sejarahnya. Jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1893. Jembatan ini merupakan bagian dari pembangunan rel kereta api jalur selatan di Pulau Jawa oleh Pemerintah Belanda pada awal mulanya dan hingga kini. </p>
<p>Sasak Cirahong tersebut melintas di atas Sungai Citanduy yang merupakan perbatasan dari kedua Kabupaten itu. </p>
<p>Jembatan ini mempunyai nomor BH 1290 dan berada di timur Stasiun Manonjaya Daerah Operasi 2 Bandung. </p>
<p>Selain itu. Jembatan ini menggunakan konstruksi baja yang banyak dan cukup rapat dan memiliki panjang 202 meter. Ini merupakan jembatan yang unik, karena memiliki 2 fungsi. Dimana Bagian atas jembatan berfungsi untuk lalu lintas kereta api, sedangkan bagian bawah jembatan berfungsi untuk lalu lintas kendaraan.</p>
<p>Namun kendaraan yang melintas harus bergantian masuk, karena ukuran jembatan yang sempit. Selebihnya, Jembatan ini merupakan jalur alternatif dari Tasikmalaya menuju Ciamis lewat Manonjaya dan sebaliknya yang sering digunakan warga dari dua Kabupaten di jawa barat tersebut untuk menempuh waktu cepat. </p>
<p>Disebelahnya tepat dari arah ciamis sebelum melintasi jembatan ke Manonjaya Tasikmalaya atau sesudah melewati jembatan dari arah Manonjaya, Tasikmalaya ke arah Ciamis. Ada sebuah Rumah Makan Lesehan yang bernama Rumah Makan Batu Hitam. Rumah Makan ini banyak dikunjungi oleh wisatawan dan tempatnya berhadapan langsung ke arah Sasak Cirahong dan Sungai Citanduy. </p>
<p>Jadi, sobat kalau makan di sini langsung disuguhi pemandangan jembatan yang panjang melewati sungai dan juga pepohonan yang hijau. Apalagi kalau bawa pasangan, sambil menikmati hidangan di lesehan dan langsung disuguhi pemandangan indah. Pokoknya bikin suasana jadi romantis deh. </p>
<p>Dari sejarahnya. Jembatan Cirahong merupakan Salah Satu jembatan peninggalan belanda di Kabupaten Ciamis, sehingga terbilang jembatan ini cukup lama dan berusia tua. Disamping itu menurut kabar yang beredar, area sekitar jembatan merupakan area yang menyeramkan dan ada kesan angker.</p>
<p><H2>Wisata Sasak Cirahong dan Kisah Mistisnya</H2></p>
<p>Al kisah dahulu pernah ada seorang jambret yang dikejar oleh warga. Dan tepat di atas jembatan cirahong di jambret itu berhasil tertangkap, namun dikala itu entah karena ada rasa jengkelnya seseorang terhadap penjambret yang sudah berhasil dikepung dan tertangkap itu. Kemudian salah seorang itu mendorong di pelaku penjambretan tersebut ke arah sungai citanduy. </p>
<p>Pada saat itu di jambret jatuh dan terjun ke bawah jembatan atau sasak cirahong tepatnya ke sungai citanduy. </p>
<p>Konon sejak peristiwa itu. Hantu atau jelmaan dari penjambret tersebut kerap menampakan diri dijembatan sasak cirahong dan minta balas dendam. </p>
<p>Tidak hanya itu, Bahkan katanya berbagai penampakan ketika melewati jembatan ini di malam hari dan penampakan lain-lain kerap muncul. Hingga mengganggu para pengguna jalan yang hendak melintas di Jembatan Cirahong tersebut. </p>
<p>Bahkan ada kisah bahwa ada beberapa orang mengendarai mobil bersama temannya untuk melintasi jembatan bernama sasak cirahong di malam hari. Pada saat itu ia melihat bahwa ada 3 mobil di depannya, namun ia merasa ada yang janggal dengan mobil yang tidak terdengar bunyi dari suara kayu di perlintasan jembatan tersebut. Pasalnya jembatan itu memang memakai kayu, namun untuk dilalui mobil cukup kuat. Sehingga ia curiga dan berinisiatif untuk mengeluarkan kamera ponselnya dan memfoto ke tiga mobil yang berajalan di depan mereka. </p>
<p>Namun yang terjadi ketiga mobil yang mereka lihat tidak ada dan satupun mobil hasil jepretannya tidak terlihat. Justru yang dia abadikan sosok makhluk mengerikan seperti ganderuwo dan kuntilanak. </p>
<p>Hih serem banget kan. Berani kamu untuk melewati jalan ini di malam hari. Meski ada terdapat kisah mistis namun tempat ini bisa kamu jadikan tujuan untuk berlibur. Memanfaatkan liburan untuk mengunjungi Sasak Cirahong.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/sasak-cirahong-Ciamis-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[sasak cirahong Ciamis]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/sasak-cirahong-Ciamis-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[sasak cirahong Ciamis]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Wisata Situ Leutik di Kota Banjar dan Kisah Hantu yang Buat Merinding</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-12975/wisata-situ-leutik-di-kota-banjar-dan-kisah-hantu-yang-buat-merinding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2019 06:40:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banjar]]></category>
		<category><![CDATA[Situ Leutik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-12975/wisata-situ-leutik-di-kota-banjar-dan-kisah-hantu-yang-buat-merinding</guid>

					<description><![CDATA[KOTA BANJAR, CILACAP.INFO &#8211; Pembangunan bendungan Situ Leutik telah menambah daftar destinasi wisata alam yang ada di kota Banjar Patroman.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BANJAR</strong>, <a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pembangunan bendungan Situ Leutik telah menambah daftar destinasi wisata alam yang ada di kota Banjar Patroman.</p>
<p>Letak geografis Situ (danau kecil) ini berada di antara dua Dusun (Dusun Pasirnagara dan Dusun Babakanpace) Desa Cibeureum, Kota Banjar, Jawa Barat.</p>
<p>Berwisata ke Situ Leutik di Kota Banjar. Selain akan disuguhi pemandangan air juga bisa buat suasana anda menjadi tenang karena pesonanya dan keindahan situ tersebut. Namun dibalik sebagai destinasi, ternyata dibalik itu tersimpan kisah Horor atau mistis.</p>
<p>Sebelum menjadi wahana wisata yang sudah dikenal oleh masyarakat baik dari kota banjar maupun luar daerah seperti sekarang, dulunya situ ini mempunyai kesan angker.</p>
<p>Kesan angker dan menyeramkannya situ ini yaitu diceritakan oleh warga setempat yang berada dekat dengan Danau Kecil bernama Situ Leutik tersebut.</p>
<p>Konon katanya, Warga yang berada disekitaran Situ Leutik kerap diganggu oleh sosok lelembut (hantu) yang menampakan diri seperti Wanita Cantik.</p>
<p>Tidak hanya itu, Bahkan hantu yang menurut warga sekitar bernama Jernah itu diduga tidak hanya mengganggu warga sekitar. Tapi warga dari luar daerah juga pernah diganggu oleh sesosok makhluk Halus itu.</p>
<p>Al kisah pada waktu itu, ada seorang tukang ojek yang biasa mangkal di Terminal Kota Banjar. Dia tiba-tiba saja didatangi sesosok wanita berparas cantik. Dia tak menduga jika wanita itu adalah hantu, lalu hantu wanita itu meminta di tukang ojek untuk mengantarkannya ke lokasi di sekitar situ Leutik.</p>
<p>Namun sesampainya di dekat situ tersebut. Wanita yang tadi dibonceng oleh di tukang ojek tiba-tiba saja turun dan kemudian berjalan ke arah Danau Kecil yang airnya cukup dalam. Hantu itu berjalan di atas air kemudian menghilang.</p>
<p>Lantas kejadian itu membuat di tukang ojek menggigil ketakutan dan tancap gas sepeda motornya. Itulah sepenggal kisah seram di tempat-tempat wisata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Mistis Dibalik Wisata Danau Bojongrongga Kedungreja</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-16741/kisah-dibalik-danau-bojongrongga-kedungreja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2019 05:32:01 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Danau Bojongrongga]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungreja]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Mistis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-16741/kisah-dibalik-danau-bojongrongga-kedungreja</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; di sebuah desa bernama Bojongsari Kecamatan Kedungreja terdapat danau yang airnya berasal dari Sungai Citanduy. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; di sebuah desa bernama Bojongsari Kecamatan Kedungreja terdapat danau yang airnya berasal dari Sungai Citanduy. </p>
<p>Di sungai Citanduy tersebut ada sebuah bendungan bernama Manganti. Dari sinilah air mengaliri ladang petani di dua Kecamatan berbeda Kabupaten dan Provinsi. Dari bendungan manganti ini, airnya juga mengaliri waduk atau danau bernama Bojongrongga. </p>
<p><H2>Namanya Danau atau Waduk Bojongrongga.</H2></p>
<p>Danau Bojong Rongga Konon tempat ini mempunyai kesan akan kisah horor dan angker. Pasalnya menurut keterangan dari masyarakat setempat lokasi danau ini adalah wilayah berkumpulnya Buaya Putih untuk melakukan ritual bertapa.</p>
<p>Masih menurut masyarakat sekitar kawasan bojongsari, danau ini dahulu begitu gelap dan orang-orang jika akan melintasi area tersebut pada malam hari pikir-pikir dua kali. </p>
<p>Namun kisah mistis itupun kini menjelma jadi Desa Wisata yang cantik dan dikunjungi oleh banyak orang baik dari dalam kota maupun luar kota. </p>
<p>Kesan angker dan gelap itu pun kini berubah. di sepanjang danau Bojongrongga dan jalan alternatif dari Sidareja, melalui Kedungreja Cilacap Jawa Tengah menuju ke arah Purwodadi, Ciawitali, Banjarsari, Lakbok Kabupaten Ciamis. Bahkan ke Langensari Kota Banjar Jawa Barat. Itupun diterangi Lampu-lampu yang berasal dari lesehan yang terjejer sepanjang kawasan tersebut. </p>
<p>Salahsatu pemilik Lesehan di Danau Bojongrongga Asih menjelaskan. Dahulu tempat ini hanya danau biasa dan pada saat itu hanya terdapat satu warung yang kemudian kini lebih dikenal dengan Mbah Suro.</p>
<p>&#8220;Dulu warung di sini cuma ada satu, yakni hanya mbah suro. Maka kalau orang lebih mengenal Mbah Suro, karena Mbah Suro yang pertama mendirikan warung,&#8221; Jelas Asih, Minggu (16/6/2019). </p>
<p>Lebih lanjut. Asih mengungkapkan bahwa warung-warung yang berada di sepanjang danau Bojongrongga kini mulai banyak. tadinya cuma bebek-bebekan sekitar 4 tahun lalu. dan baru seperti sekarang belum lama. </p>
<p>&#8220;Jadi, sekitar 4 tahun lalu yang ada cuma bebek-bebekan air. Sekarang, ya belum lama sudah ada warung atau lesehan sepanjang danau serta terdapat wahana bermain anak,&#8221; Katanya.</p>
<p>Selain pengunjung lokal, Asih juga mengatakan pengunjung yang datang dari luar kota cukup banyak. </p>
<p>&#8220;Para pengunjung yang datang dari luar kota untuk berlibur atau ingin berburu kuliner di sini cukup banyak ada yang dari purbalingga sana,&#8221; Imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/wisata-waduk-danau-bojonggrongga-kedungreja-cilacap-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[wisata waduk danau bojonggrongga kedungreja cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/wisata-waduk-danau-bojonggrongga-kedungreja-cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[wisata waduk danau bojonggrongga kedungreja cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
