<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Story Cilacap.info &#8211; Story Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://story.cilacap.info/topic/khazanah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://story.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Jan 2021 12:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/story/favicon-32x32.png</url><title>Story Cilacap.info &#8211; Story Cilacap.info</title>
<link>https://story.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Info Kisah Menarik</description>
</image>
	<item>
		<title>Kisah dan Alasan Habib Ali Al-Jufri Menyesal Pernah Poligami</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-35615/kisah-dan-alasan-habib-ali-al-jufri-menyesal-pernah-poligami</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 12:44:39 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Habib Ali Al Jufri]]></category>
		<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Poligami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-35615/kisah-dan-alasan-habib-ali-al-jufri-menyesal-pernah-poligami</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siapa yang tidak mengenal sosok Dzuriyat Rasulullah, Al-Habib Ali Al-Jufrie, beliau ialah seorang pendakwah yang merupakan ahlul bait Rasulullah Muhammad SAW.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siapa yang tidak mengenal sosok Dzuriyat Rasulullah, Al-Habib Ali Al-Jufrie, beliau ialah seorang pendakwah yang merupakan ahlul bait Rasulullah Muhammad SAW.</p>
<p>Pancaran cahaya ilmu yang dimiliki dan wajah yang rupawan khas timur tengah, selalu dirindukan oleh para pengagum para Habaib.</p>
<p>Banyak kisah tentang beliau, salah satunya ketika Sayyid Muhammad bin Alwi Al-MAliki Al-Hasani berpulang ke rahmatullah. Dimana dalam sebuah kisah bahwa saat menatap Sayyid Muhammad bin Alwi Al-MAliki saat akan dimakamkam ia melihat Rasulullah SAW, sontak ia pun pinsan kala itu.</p>
<p>Habib Ali Jufrie dikenal sosok Habaib yang santun nan lembut, adapun ceramah beliau juga bisa dilihat di banyak Channel Youtube, salah satunya ketika membahas poligami.</p>
<p>Saat membahas hal poligami itu, yakni beliau berada di salah satu stasiun TV CBC di Mesir (Egypt) dalam acara &#8216;Momkeen&#8217;.</p>
<p>Menurutnya, ada hal yang tidak bisa ia jelaskan dengan dalil dan pendapat para ulama tentang poligami. Oleh sebab itu Habib Ali mengatakan bahwa dalih berpoligami bisa disebabkan karena nafsu.</p>
<p>Jika seseorang mengingkan Poligami, maka akan dicari-cari ribuan dalil untuk membenarkan hal tersebut. Meski demikian, katanya, poligami juga bisa berdampak positif.</p>
<p>Dikutip dari akun facebook <strong>Ismael Amin Kholil</strong>, &#8220;Saya bukannya menafikan ada sebagian praktek poligami yang bisa berdampak positif, hanya saja &#8216;nafsu&#8217; ini, jika ia sudah terlanjur menginginkan sesuatu maka ia akan mencari-cari ribuan dalil dan alasan untuk membenarkan kemauannya. Ia akan mencari &#8216;tameng&#8217; sehingga seakan-akan apa yang ia lakukan adalah hal suci nan mulia, padahal tujuan utama &#8216;nafsu&#8217; ini adalah memuaskan keinginan pribadi&#8221;. </p>
<p>Habib Ali meneruskan penjelasannya, Khairi Ramadhan Sang pembawa acara dan 3 Aktivis wanita Mesir itu tampak serius menyimak.</p>
<p>&#8220;Waktu itu umur saya 22 tahun.. Dan saya berpoligami dengan alasan banyak syarifah-syarifah yang belum menikah. Barangkali dengan menikahi sebagian dari mereka saya bisa &#8216;menjaga&#8217; mereka di rumah saya, dan dengan itu saya akan mendapatkan pahala karena telah membantu mereka&#8221;</p>
<p>&#8220;Namun kemudian saya berfikir. Saya mengintropeksi diri dan bertanya pada diri saya. Apakah niatmu itu benar-benar tulus? Jika memang begitu mengapa engkau tidak memberikan hartamu itu untuk lelaki lain yang memang layak menikahi wanita-wanita itu ? Bukankah dengan itu kau juga akan mendapat pahala yang besar? Mengapa &#8216;harus&#8217; dirimu yang menikahi mereka bukan orang lain ?&#8221;. Jelas Habib Ali.</p>
<p>Pernyataan Habib Ali ini mungkin membuat banyak pihak terkejut, tapi tentunya bukan berarti beliau menolak syariat poligami. Beliau tetap berpendapat bahwa poligami hukumnya &#8216;mubah&#8217; atau bahkan dianjurkan dalam sebagian contoh kecilnya. Dalam acara Amantu Billah, ketika berdialog dengan aktivis liberal Mesir, Hala Diyab, beliau berkomentar!</p>
<p>&#8220;Tidak ada yang salah dengan syariat poligami. Hanya saja dari pengalaman pribadi saya, saya bisa menyimpulkan bahwa kebanyakan pria di zaman ini tidak layak untuk berpoligami, termasuk saya sendiri&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-istri-dua.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi istri dua]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-istri-dua-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi istri dua]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Khazanah News: Suluk Linglung Sunan Kalijaga</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-26495/khazanah-news-suluk-linglung-sunan-kalijaga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 12:54:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Sunan Kalijaga]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-26495/khazanah-news-suluk-linglung-sunan-kalijaga</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siapa yang tidak mengenal sosok Syaikh Raden Said atau Sunan Kalijaga, beliau adalah ulama dan salah satu tokoh penyebar islam di jawa bersama 8 ulama lainnya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siapa yang tidak mengenal sosok Syaikh Raden Said atau Sunan Kalijaga, beliau adalah ulama dan salah satu tokoh penyebar islam di jawa bersama 8 ulama lainnya.</p>
<p>Beliau Sunan Kalijaga adalah salah satu dari ke-9 (sembilan) wali songo, adapun beliau cara beliau berdakwah dan menyebarkan islam di tanah jawa melalui pendekatan budaya.</p>
<p>Selain wayang dipadukan nuansa islami, beliau juga memiliki beberapa suluk atau tembang &#8211; tembang. Diantara suluk yang terkenal yakni Suluk Linglung, adapun begini isi di dalam suluk linglung Kanjeng Sunan Kalijaga:</p>
<blockquote><p>Birahi ananireku,
aranira Allah jati.
Tanana kalih tetiga,
sapa wruha yen wus dadi,
ingsun weruh pesti nora,
ngarani namanireki</p></blockquote>
<p>Timbullah hasrat kehendak Allah menjadikan terwujudnya dirimu! dengan adanya wujud dirimu menunjukkan akan adanya Allah dengan sesungguhnya! Allah itu tidak mungkin ada dua apalagi tiga. Siapa yang mengetahui asal muasal kejadian dirinya, saya berani memastikan bahwa orang itu tidak akan membanggakan dirinya sendiri.</p>
<blockquote><p>Sipat jamal ta puniku,
ingkang kinen angarani,
pepakane ana ika,
akon ngarani puniki,
iya Allah angandika,
mring Muhammad kang kekasih.</p></blockquote>
<p>Adapun sifat jamal (sifat terpuji/bagus) itu ialah, sifat yang selalu berusaha menyebutkan, bahwa pada dasarnya adanya dirinya, karena ada yang mewujudkan adanya. Demikianlah yang difirmankan Allah kepada Nabi Muhammad yang menjadi Kekasih-Nya.</p>
<blockquote><p>Yen tanana sira iku,
ingsun tanana ngarani,
mung sira ngarani ing wang,
dene tunggal lan sireki iya Ingsun iya sira,
aranira aran mami.</p></blockquote>
<p>Kalau tidak ada dirimu, Allah tidak dikenal/disebut-sebut! Hanya dengan sebab ada kamulah yang menyebutkan keberadaan-Ku! Sehingga kelihatan seolah-olah satu dengan dirimu. Adanya AKU, Allah, menjadikan dirimu. Wujudmu menunjukkan adanya Dzatku.</p>
<blockquote><p>Tauhid hidayat sireku,
tunggal lawan Sang Hyang Widhi,
tunggal sira lawan Allah,
uga donya uga akhir,
ya rumangsana pangeran,
ya ALLOH ana nireki.</p></blockquote>
<p>Tauhid hidayah yang sudah ada padamu, menyatu dengan Tuhan. Menyatu dengan Allah, baik di dunia maupun di akherat. Dan kamu merasa bahwa Allah itu ada dalam dirimu.</p>
<blockquote><p>Ruh idhofi neng sireku,
makrifat ya den arani,
uripe ingaranan Syahdat,
urip tunggil jroning urip sujud rukuk pangasonya,
rukuk pamore Hyang Widhi.</p></blockquote>
<p>Ruh idhofi ada dalam dirimu. Makrifat sebutannya. Hidupnya disebut Syahadat (kesaksian), hidup tunggal dalam hidup. Sujud rukuk sebagai penghiasnya. Rukuk berarti dekat dengan Tuhan pilihan.</p>
<blockquote><p>Sekarat tananamu nyamur,
ja melu yen sira wedi,
lan ja melu-melu Allah,
iku aran sakaratil,
ruh idhofi mati tannana,
urip mati mati urip.</p></blockquote>
<p>Penderitaan yang selalu menyertai menjelang ajal (sekarat) tidak terjadi padamu. Jangan takut menghadapi sakratulmaut, dan jangan ikut-ikutan takut menjelang pertemuanmu dengan Allah. Perasaan takut itulah yang disebut dengan sekarat. Ruh idhofi tak akan mati! Hidup mati, mati hidup.</p>
<blockquote><p>Liring mati sajroning ngahurip,
iya urip sajtoning pejah,
urip bae selawase,
kang mati nepsu iku,
badan dhohir ingkang nglakoni,
katampan badan kang nyata,
pamore sawujud, pagene ngrasa matiya,
Syekh Malaya (Sunan Kalijogo) den padhang sira nampani,
Wahyu prapta nugraha.</p></blockquote>
<p>Mati di dalam kehidupan. Atau sama dengan hidup dalam kematian. Ialah hidup abadi. yang mati itu nafsunya. Lahiriah badan yang menjalani mati. Tertimpa pada jasad yang sebenarnya. Kenyataannya satu wujud. Raga sirna, sukma mukhsa. Jelasnya mengalami kematian! Syeh Malaya (S.Kalijaga), terimalah hal ini sebagai ajaranku dengan hatimu yang lapang. Anugerah berupa wahyu akan datang padamu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ad Dukhan dan Tanda &#8211; Tanda Kiamat</title>
		<link>https://story.cilacap.info/ci-25959/ad-dukhan-dan-tanda-tanda-kiamat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2020 22:45:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dukhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://story.cilacap.info/ci-25959/ad-dukhan-dan-tanda-tanda-kiamat</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Bumi memang sudah berusia tua, lantas kapan datangnya Kiamat kita tidak pernah tahu, karena hanya Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala yang Maha Tahu. Namun kiamat pasti akan terjadi dan ketetapan yang tidak bisa dirubah. Adanya hari akhir ini juga terdapat dalam rukun Iman yang ke 5.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://story.cilacap.info" aria-label="Story Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bumi memang sudah berusia tua, lantas kapan datangnya Kiamat kita tidak pernah tahu, karena hanya Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala yang Maha Tahu. Namun kiamat pasti akan terjadi dan ketetapan yang tidak bisa dirubah. Adanya hari akhir ini juga terdapat dalam rukun Iman yang ke 5.</p>
<p>Adapun rukun Iman 6 ini adalah:</p>
<p>1. Iman Kepada Allah</p>
<p>2. Iman Kepada Malaikat Allah</p>
<p>3. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah</p>
<p>4. Iman Kepada Rasul-Rasul Allah</p>
<p>5. Iman Kepada Hari Akhir</p>
<p>6. Iman Kepada Qada dan Qadhar.</p>
<p>Beberapa hari belakangan ini tersiar kabar di dunia maya tentang kiamat di pertengahan bulan ramadhan dan munculnya Ad Dukhan (asap atau kabut) di tahun 2020.</p>
<p>Issu ini juga berhembus di tengah &#8211; tengah virus pandemi corona (covid-19), Bahkan ada yang menyebutkan bahwasanya kiamat akan terjadi dikaitkan dengan hal ini.</p>
<p>Mereka menyebutkan, dampak Coronavirus membuat aktivitas manusia terbatas, Bahkan kegiatan keagamaan dan kewajiban seperti sholat Jum&#8217;at dibatasi jumlahnya.</p>
<p>Tak sampai hanya di sini, kini di tengah situasi pandemi dimana sekarang ini telah memasuki bulan penuh kemuliaan, penuh keberkahan dan bulan penuh ampunan, masjid, mushola pun dikosongkan.</p>
<p>Himbauan tersebut bukannya tanpa sebab, karena virus corona bisa menular dari yang terjangkit virus tersebut, meskipun si penderita tidak mengalami gejala.</p>
<p>Issu lainnya yang dikaitkan dengan hal ini, yakni penolakan para jenazah positif covid-19. Sedang dalam agama islam sendiri, menguburkan mayit dan menyolati mayit baik laki-laki maupun wanita adalah hukumnya fardu kifayah.</p>
<p>Lantas dari hal &#8211; hal tersebut, banyak yang mengaitkannya dengan tanda &#8211; tanda kiamat dan juga munculnya ad dukhan di pertengahan bulan ramadhan.</p>
<p>Sebetulnya isu ini berhembus sudah sejak lama di dunia maya, tahun sebelum &#8211; sebelumnya juga muncul informasi seperti ini.</p>
<p>Lantas dari adanya informasi tersebut bukan berarti tidak percaya akan adanya kejadian kabut. Pasalnya hal ini diterangkan di dalam Al Qur&#8217;an.</p>
<h2>Ayat dan Hadits Tentang Dukhan </h2>
<p>Ayat Al &#8211; Qur&#8217;an terkait Dukhan ada pada Surah Ad Duhkan pada ayat 10 &#8211; 11, bahwasanya Allah SWT Berfirman:</p>
<p>&#8220;Maka tunggulah hari ketika langit membawa dukhan (kabut) yang nyata. yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.&#8221;</p>
<p>Sedangkan dalam hadits yang di riwayatkan oleh Imam Muslim, Abdullah bin Mas’ud pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p>&#8220;Akan datang dukhan (asap) kepada manusia di hari kiamat, yang memasuki pernapasan mereka, sehingga mereka akan merasakan seperti pilek.&#8221; (HR. Muslim no. 2798).</p>
<p>Pilek atau Flu adalah salah satu gejala yang ditimbulkan seseorang terkena Covid-19, karena beberapa hadits dari para ulama, kemunculan covid-19 ini dihubung-hubungkan dengan dukhan.</p>
<h2>Dukhan Salah Satu Tanda Kiamat </h2>
<p>Disebutkan oleh para ulama, bahwa Dukhan (asap) adalah satu dari 10 tanda &#8211; tanda kiamat.</p>
<p>Para ulama Nusantara (Indonesia) menyebutkan tentang dukhan yang memang adanya dan juga kiamat pasti terjadi dan mengimaninya. Namun para ulama mengatakan bahwa, kapan terjadinya kiamat tidak bisa dipastikan, karena hal tersebut adalah Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala yang Maha Tahu.</p>
<p>Adapun mengenai kiamat manusia harus mengimaninya, dan para ulama juga tidak sedikit yang mengisahkan di mimbar &#8211; mimbar tentang kiamat dan kedahsyatannya.</p>
<p>Kisah &#8211; kisah tentang kiamat tersebut yakni seharusnya menjadikan iman dan ketaqwaan manusia semakin meningkat dan bukannya malah menjadi takut dan menajadi panik.</p>
<h2>Hikmah Mengimani Hari Akhir </h2>
<p>Hikmah mengimani hari akhir, dan mendengarkan kisah kiamat yakni seharusnya membuat manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bertaubat dengan mempertebal iman dan ketaqwaan.</p>
<p>Selain itu di bulan ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahaan serta ampunan, mendengar kisah kiamat, seperti yang telah diterangkan di atas. Bahwasanya kiamat pasti akan terjadi dengan tanda &#8211; tanda yang dijelaskan di dalam Kitab Suci Al Qur&#8217;an, namun manusia tidak mengetahuinya (ghaib).</p>
<p>Suatu hal yang Ghaib dan mengimaninya juga terdapat dalam Surah Al Baqarah ayat 3, Bahwasanya Allah SWT Berfirman: &#8220;Alladzina yu’minuna bilghoibi wa yuqimunasholata wa mimma rozhaqnahum yunfiquun.&#8221;</p>
<p>&#8220;(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.&#8221;</p>
<p>Mari sahabat, kita tingkatkan amal ibadah kita dan amal sholih lainnya, semoga ramadhan ini menjadi berkah untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
