Harlah PPP ke-48, Merawat Persatuan Dengan Pembangunan

Aji Setiawan DPC Sekretaris PPP Purbalingga
Aji Setiawan DPC Sekretaris PPP Purbalingga

Semboyan merawat persatuan seakan-akan mengajak kita memaknai kembali arti dari konsep keberagaman. di mana sisi indah sebuah persatuan akan terwujud ketika kita tidak memandang latar belakang seseorang sebagai suatu penghalang untuk bersatu. Toleransi serta sikap saling menghormati dan menghargai sebagai sesama manusia merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai yang terkandung di dalam semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang menjadi simbol pemersatu bangsa.

Karena pada hakikatnya perbedaan merupakan suatu keniscayaan. Sehingga dengan adanya perbedaan kita dapat saling mengenal. Dan dengan perbedaan pula dapat mengajarkan kita makna dari saling menghargai.

KH Maemon Zubair adalah sosok teladan umat dan contoh nyata sebagai sosok pribadi yang menghargai perbedaan. Sekalipun sebagai tokoh puncak PPP, kediamannya terbuka dengan tokoh partai, politisi, agamawan dan berbagai kalangan yang berbeda.

Lebih lanjut Syaikhona Maemoen Zubair menyatakan tantangan terbesar dalam berdakwah saat ini ialah mengembalikan umat kepada agama, tanpa membedakan-bedakan golongan atau partai.

Dengan nada suara yang sejuk, ia menyampaikan nasihat, “Mayoritas bangsa kita beragama Islam, dan tidak bisa ditekan atau digiring dalam satu partai. Partai boleh berbeda, tapi harus saling menghargai. Dari rahim keragaman inilah akan lahir kekuatan besar untuk mengatasi persoalan bangsa sekarang ini.”

Selamat dan Sukses Harlah PPP ke-48. Dengan merawat persatuan dengan pembangunan, semoga PPP semakin jaya dan mampu memenangkan hati umat. (*) Aji Setiawan, mantan wartawan majalah alKisah.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait