لاَ يَبُوْلَنَّ أَحَدُكُمْ فِيْ جُحْرٍ قِيْلَ لِقَتَادَةَ وَمَا يُكْرَهُ مِنَ الْبَوْلِ فِيْ الْجُحْرِ قَالَ يُقَالُ إِنَّهَا مَسَاكِنُ الْجِنِّ
“Janganlah salah seorang di antara kalian kencing di lubang” Mereka bertanya kepada Qataadah “Apa yang menyebabkan dibencinya kencing di lubang ?”. Qataadah menjawab : “Dikatakan bahwa ia adalah tempat tinggal jin”. Diriwayatkan oleh Abu Daawud dalam Kitaabuth-Thahaarah, Baab 16,29! An-Nasaa’iy dalam Ath-Thahaarah, Baab 29! dan Al-Imam Ahmad dalam Musnad-nya (5/82).
5. Kandang Unta.
لَا تُصَلُّوا فِي مَبَارِكِ الْإِبِلِ، فَإِنَّهَا مِنَ الشَّيَاطِينِ وَصَلُوْا فِى مَرَابِضِ الْغَنَمِ فَإِنَّهَا بَرَكَةٌ
“Janganlah kalian shalat di kandang-kandang unta karena di sana terdapat syaithan, shalatlah di kandang domba karena dia itu membawa berkah” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Al Barra’ Ibn ‘Azib). (HR. Ibnu Majah dan Ahmad! shahih)
6. WC dan Tempat Najis.
Tempat-tempat najis dan kotor sangat disukai oleh jin-jin kafir. Tempat-tempat kotor yang dimaksud adalah seperti kamar mandi, tempat sampah, kandang hewan Dll. Sebagaimana pengalaman penulis bahwa Jin yang suka menempati tempat-tempat najis dan kotor biasanya adalah jin Kafir, adapun jin-jin muslim biasanya menyukai tempat-tempat yang bersih, bau yang sedap, wangi-wangian seperti masjid, pesantren dan lain-nya walaupun tidak menutup kemungkinan ada jin kafir tinggal di masjid, pesantren dll. Sehingga Rasulullah mengajarkan doa masuk wc dengan doa meminta perlindungan kepada Allah dari setan jantan dan setan betina. Rasululloh bersabda !
إِنَّ هَذِهِ الْحُشُوْشَ مُحْتَضَرَةٌ، فَإِذَا أَتٰى أَحَدُكُمْ الْخَلاَءَ فَلْيَقُلْ : اَللّٰهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
“Sesungguhnya tempat pembuangan kotoran ini didatangi (oleh jin). Oleh karena itu, jika salah seorang di antara kalian mendatangi kakus/toilet, hendaknyaia mengatakan : ‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari jin laki-laki dan jin perempuan” Diriwayatkan oleh Abu Daawud dalam Kitaabuth-Thahaarah, Baab 3! An-Nasaa’iy dalam Kitaabuth-Thahaarah, Bab 17! Ibnu Maajah dalam Ath-Thahaarah, Baab 9! dan Al-Imam Ahmad dalam Musnad-nya (4/369)
7. Rumah Manusia.
Jin yang tinggal bersama di rumah manusia memiliki beberapa kemungkinan.
Pertama, manusia tersebut memang memelihara jin atau memiliki hubungan perjanjian dengannya seperti tumbal rumah, pesugihan Dll.
Kedua, tidak sengaja mengundang jin. Jin datang karena perilaku anggota keluarga mengundang datangnya jin, misalnya karena ritual kesyirikan, kemaksiatan, menyimpan lukisan, patung dll.
Ketiga, Jin kiriman atau sihir. Jin jenis ini bukanlah jenis Jin yang sudah lama tinggal di rumah seseorang namun karena kiriman dari seorang dukun untuk menyakiti Bahkan membunuh penghuni rumah.
Tampilkan Semua
