Kisah Lembu Andini di Gunung Jambu Wanareja Cilacap yang Konon Angker

ilustrasi lembu andini
ilustrasi lembu andini

Suaranya sangat mengerikan. Tidak berapa lama, Blaka Sutha terhempas ke bumi tubuhnya ter- kapar tak berdaya. Tanpa membuang kesempatan Lembu Andini langsung melompat naik ke arah leher sang Raksasa dan siap untuk melancarkan pukulan yang mampu meruntuhkan gunung dan membut kering air danau. Keanehan terjadi, meskipun ukuran tubuh Lembu Andini hanya sebesar Ibu jari Blaka Sutha, Blaka Sutha tidak mampu bangkit. Seolah-olah dia ditimpa oleh ratusan gunung yang membuatnya tidak mampu berdiri.

“Ampun… ampun wahai Lembu Andini, putra Prabu Aji Kusuma dari Pasir Loka. Aku mengaku kalah. Ampunilah aku yang tidak berdaya ini. Aku bersedia mengabdikan diri kepadamu karena kamu begitu sakti. Baru kamulah makhluk dari alam manusia yang mampu mengalahkanku.”

Kisah Lembu Andini dan Arca di Gunung Jambu Wanareja

Lembu Andini melancarkan ajiannya ke bagian ulu hati jin raksasa Blaka Sutha sehingga jin itu pun meraung kesakitan.

Mendengar erangan Blaka Sutha, Lembu Andini mengurungkan niatnya untuk membunuh Blaka Sutha. Masih tetap dalam posisi siaga Lembu Andini berkata.
“Baiklah… pada dasarnya aku tidak memiliki niat untuk ber- musuhan, bertarung, dan membunuhmu. Aku akan mengampuni nyawamu, tapi dengan satu syarat.”

“Baiklah, Lembu Andini, apa pun syaratmu akan aku turuti.” “Blaka Sutha, mulai detik ini, kamu tidak boleh mengganggu manusia atau apa pun yang akan melewati wilayahmu ini, meskipun
itu tanpa seizinmu. Apa kau sanggup memenuhi permintaanku ini?”

“Saya sanggup, Lembu Andini. Saya tidak akan pernah meng- ganggu lagi makhluk hidup yang akan melewati telatah ini. Jika kamu izinian, saya ingin mengikuti kamu. Saya mau melayani kamu,
Lembu Andini.”

Setelah kesepakatan disetujui oleh kedua belah pihak, Lembu Andini lalu melompat turun dari leher sang raksasa. Secara tiba-tiba tubuh Blaka Sutha Lenyap dari pandangan.

Legenda Gunung Jambu: Lembu Andini Mencari Air Abadi

Berubah menjadi kabut hitam pekat yang lama kelamaan menipis dan hilang dari pandangan. Mereka bertiga dan ditemani oleh Blaka Sutha melanjutkan per- jalanan hingga sampailah mereka di sebuah gunung yang menawan dan berbentuk aneh. Gunung tersebut jika dilihat dari arah timur (Cipari) dan dari arah utara (Cimanggu tepatnya Genteng) bentuk- nya menyerupai kelir wayang, sehingga oleh Lembu Andini diberi nama Gunung Kelir.

Gunung itu terletak di area perkebunan PTPN IX Kawung, tepatnya di daerah Cilongkrang sebelah utara. Setelah berbulan-bulan perjalanan, sampailah Lembu Andini dan cantriknya di Gunung Jambu. Sesuai dengan petunjuk Blaka Sutha, Lembu Andini melakukan semadi untuk meminta petunjuk pada Sang Hyang Widhi di mana letak air abadi itu. Hari pertama sampai dengan hari ke lima dalam semadinya, Lembu Andini didatangi oleh makhluk-makhluk yang sangat menyeramkan.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait