Mengenal Tarian Sufi Maha Karya Rumi

by
Indonesia

Tarian Sufi adalah sebuah bentuk dari Sama atau meditasi aktif secara fisik yang berasal dari kalangan Sufi, dan masih dipraktikan oleh ordo Dervish dan Mevlevi Sufi. Tarian tersebut merupakan sebuah tarian yang ditampilkan bersama dengan Sema, atau upacara sembahyang.

Tarian sufi atau tarian yang berputar-putar, kini makin akrab didengar di kalangan masyarakat. yang menarik dari tarian ini adalah tariannya yang berputar-putar tanpa henti. Dan tarian sufi ini lekat dengan pemikiran sufistik islam. Tak hanya itu, ada banyak filosofi dalam gerakan yang berputar-putar itu. yang sering terlihat melakukan tarian sufi adalah laki-laki, namun ternyata perempuan juga boleh melakukannya.

Tarian Sufi atau yang dikenal juga sebagai whirling dervishes dianggap dapat menjadi bagian dari meditasi diri yang kaitannya erat dengan Tasawuf. Hal inilah yang membuat para penari Sufi bisa berputar selama berjam-jam tanpa merasa pusing. Bahkan, karena banyak memiliki manfaat, tari Sufi juga banyak dilakukan oleh orang-orang dari negara lain.

Tarian berputar-putar yang biasanya menggunakan kostum jubah dengan ukuran besar. Faktanya, tarian sufi ini bukan hanya sekadar tarian seni yang sangat indah, tapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

Gerakan tarian sufi yang berputar-putar sebenarnya tidak sesederhana kelihatannya. Nyatanya memang tidak bisa sembarang orang melakoni tarian yang disebut diciptakan dari wilayah Anatolia ini.

Dilansir dari laman Tour ke Turki, tari sufi atau yang juga dikenal dengan Whirling Dervish ini pertama kali dipertunjukkan oleh seorang filsuf dan juga penyair Mevlana Caleladdin Rumi atau Mawlana Jalaluddin Rumi.

Tiga orang menari berputar dan melingkar di tengah penonton. Mereka tengah mengabarkan puncak cinta yang abadi.

Komentar