Cerita Rakyat Bundhel Tlatah Maos Lor

cilacap info featured
cilacap info featured

“Seett… sett ciiaattt, aahhh, panaas…!” Ki Slamet terlempar jauh. Bahkan, ia sempat menjadi tontonan masyarakat sekitar. Berkali-kali dicoba, ternyata menyentuh pun tidak sanggup, apalagi membawa dan memboyongnya. Setelah beberapa hari Ki Abu Hasan meninggal dunia. Isi dari bundhel sudah tidak lagi lengkap karena stambul dan cincin putih setelah dibuka hilang musnah tanpa bekas. Tidak seorang pun yang mengetahui di mana keberadaannya.

Bagaimana nasib Bundhel Tlatah Maoslor. Siapakah yang menjadi penerus Ki Abu Hasan? Berkat kegigihan untuk melaksanakan berbagai persyaratan sebagai penerus orang tuanya, akhirnya Ki Hadi Rame anak bungsu dari Ki Abu Hasan kesampaian juga untuk merawat bundhel tersebut hingga sekarang. Beliau tinggal di Dusun Palinggihan tepatnya di Jalan Sawo. Hal itu merupakan bukti bahwa pewaris Bundhel Tlatah Maoslor adalah orang yang benar-benar jujur, arif, bijaksana, dan rendah hati.

Sampai sekarang menjadi keyakinan masyarakat Maoslor dan sekitarnya untuk tetap memegang teguh wasiat Mbah Platarklasa dan merawat makamnya dengan baik serta menjadikannya sebagai tempat berziarah bagi masyarakat untuk mendapatkan berkah Allah SWT.

Diceritakan oleh: Tri Wahyuni

Disadur dari Cerita Rakyat Cilacap Jawa Tengah

Diterbitkan oleh Balai Bahasa Jawa Tengah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait