Kisah Mistis Melegenda NUSAKAMBANGAN Keberadaan Kawuk Misteri Namun Punya Cerita

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Kawuk makhluk yang menurut beberapa orang di pangandaran jawa barat bentuknya seperti Biawak namun lebih besar dan berukuran seperti komodo.

Namun kawuk berdasarkan cerita rakyat, kawuk dalam berjalan, yakni jalannya berdiri dan suka memakan daging mayat.

Dilansir Channel CILACAP.INFO yang pernah dipublikasi dan sempat viral, lantas kisah tersebut banyak yang menganggap adalah hoax. Namun kisah tersebut juga turut diceritakan oleh beberapa media online.

Uniknya, Orang yang menyangkal kisah tersebut, justru mempublikasi tulisan di CILACAP.INFO ke dalam akun Youtubenya dan berbacksound seram disertakan tulisan sama persis.

Menurut sebagian orang, kebaradaan kawuk adalah misteri dan juga hanya mitos yang tak pernah ada, terkait hal itu, kami hanya mempublishnya dan tidak mengajak untuk mempercayainya. Karena cerita rakyat merupakan kisah yang dikisahkan kembali. di dalam kisah juga tidak sedikit pesan moral dan lainnya, inilah sisi baiknya.

Berikut kami jabarkan tentang kisah kawuk.

Pulau Alcatraz Indonesia atau Nusakambangan terkenal sebagai Lembaga Pemasyarakatan berkeamanan tinggi. Selain daripada itu merupakan kawasan cagar alam.

Letaknya yang berada di tengah laut, ditumbuhi pohon-pohon besar, sehingga berbagai Satwa liar juga katanya ada di sana.

Bukan hanya satwa liar yang pernah viral seperti Jaguar atau Macan tutul, maupun buaya. Bahkan kisah mistis di pulau kematian bernama nusakambangan ini juga bisa buat merinding.

Menurut yang kami himpun dari beberapa laman, Di nusakambangan terdapat satwa seperti kijang jawa, dan buaya serta ada belasan ekor Macan Tutul atau Kumbang atau juga di katakan Jaguar.

Diperkirakan habitat dari black panther menurut BKSDA jumlahnya kian bertambah dengan perkembangbiakan.

Keberadaan hewan air yang ganas seperti buaya juga terdapat di Nusakambangan. Hal itu diperkuat dengan matinya seekor buaya muara karena terjerat jaring nelayan di laguna segara anakan kampung laut beberapa waktu lalu.

Komentar