Kisah Raja Brawijaya V buat mimpi buruk Warga Cepu Naik Gunung Lawu

Gunung Lawu
Gunung Lawu (Foto: Karanganyarkab.go.id)

Sunan Kalijaga akhirnya dapat menuntun sang Prabu untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dan membuat sang Prabu Masuk Islam.

Sebelum itu Sang Prabu berkata pada Sunan Kalijaga sebelum menjadi muslim ia ingin dicukur rambutnya terlebih dahulu.

Sang Sunan mengetahui kesaktian sang Prabu, sehingga beliau berkata pada sang Prabu, bahwa tak akan sanggup dan tak akan mempan sekalipun dipotong oleh sang Sunan jika tidak ada kemantapan dan benar-benar ikhlas mantap ingin memeluk islam.

Sang Prabu berkata bahwa ia benar-benar mantap dan ikhlas lahir maupun bathin, sehingga rambut sang Prabu pun berhasil dipotong oleh Sunan Kalijaga.

Sementara dua penasihat Ghaib sang Prabu pun pergi, namun saat pergi mereka mengucapkan sumpah dan berjanji akan kembali lagi dalam beberapa ratus tahun lagi.

Sunan Kalijaga dan Raden Patah pun mendengar suara ghaib yang menyatakan sumpahnya tersebut.

Sementara kisah Prabu Brawijaya dalam versi berbeda menyebutkan jika sang Prabu mengasingkan diri di Puncak Gunung Lawu karena ia tahu bahwa kerajaan Majapahit akan runtuh.

Dalam pengasingan itu beliau dikejar oleh rombongan pasukan Adipati Cepu karena ia melewati perbatasan Cepu. Sementara Adipata Cepu mengetahui bahwa Majapahit memusuhi Cepu. Mengetahui adanya kabar bahwa Prabu Brawijaya V menuju ke Lereng Gunung Lawu lantas Adipati Cepu dan prajuritnya mengejarnya dalam keadaan hidup atau mati.

Namun rombongan Adipati Cepu tidak berhasil menangkap Sang Prabu, dan Sang Prabu yang kesal atas pengejaran rombongan Adipata Cepu kemudian mengeluarkan Sumpah.

Adapun sumpah dari Prabu Brawijaya V dikutip dari berbagai sumber adalah sebagai berikut:

“Jika ada orang-orang dari daerah Cepu atau dari keturunan langsung Adipati Cepu naik ke Gunung Lawu, maka nasibnya akan celaka atau mati di Gunung Lawu.”

Bahkan sumpah dari Prabu Brawijaya V tersebut masih diyakini oleh warga Cepu, sehingga pantangan bagi warga Cepu naik ke Gunung Lawu hingga sampai era atau zaman sekarang ini.

Akan tetapi ada kisah dalam versi lain yang menyebut jika Adipati Cepu bukan mengejar Prabu Brawijaya V, akan tetapi mengejar Raden Gugur yang hendak menemui ayahnya di puncak Gunung Lawu.

Mereka akhirnya bertempur dan tidak menyisahkan prajurit, Raden Gugur pun tewas dalam pertempuran di Gunung Lawu.

Sementara Adipati Cepu selamat, sedangkan di pihak Prabu Brawijaya V yang selamat adalah Wongso Menggolo dan Dipo Menggolo.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait