Kisah Anya Forger di SPY x Family Part 3, Kehadiran Mama Yor di Rumah

senangnya Anya Forger kedatangan mamah Yor dan miliki Ibu
senangnya Anya Forger kedatangan mamah Yor dan miliki Ibu

Ketika semuanya sudah selesai mereka kemudian duduk di ruang tamu dan menikmati minuman hangat yang Yor buat.

Mamah Yor mencoba mencicipi kue buatan Loid yang ternyata enak dan membuatnya terkejut, bahwa ternyata Loid pandai memasak.

Setelah itu mereka bertiga kemudian latihan menjawab pertanyaan guna mempersiapkan diri jika besok di Sekolahan Anya di tanyakan tentang kehidupan mereka.

Namun Anya masih terlihat belum sempurna jawabannya apalagi Yor yang begitu Kaku, sehingga Loid menjadi patah semangat dan tidak yakin Anya bisa Lulus tes masuk tahap kedua.

Akan tetapi Loid kemudian menyadari bahwa hal itu terlalu cepat, sehingga Loid mengajak Yor dan Anya jalan-jalan guna mengetahui dan mengakrabkan diri satu sama lain.

Mamah Yor berusaha memegang tangan Anya dan menjadikannya teringat tentang adiknya, namun ketika ia dahulu memeluk adiknya dengan erat, tulangnya sampai ada yang patah.

Anya yang mengetahui apa yang dipikirkan Mamah Yor pun menjadi takut, ia melepaskan pegangannya dan berlari untuk bersembunyi.

Ketika mereka sampai di Tempat Jahit, Yor memilih baju berwarna Hitam dan Merah meskipun ada warna lain yang bagus.

Sebab Yor takut jika dia menjalankan misi sebagai Pembunuh Bayaran dan terkena percikan darah, warna selain Hitam dan Merah akan terlihat begitu mencolok.

Esok harinya mereka kemudian datang ke Akademi Eden untuk mendengarkan pidato, namun Anya pinsan sehingga membawa Anya ke luar.

Saat di luar Anya mulai sadar dan mengatakan bahwa dirinya Lapar, sehingga Loid pergi ke sebuah Lestoran untuk makan.

Ketika sudah selesai makan, mereka kemudian melihat pemandangan kota dari atas dan melihat banyak orang sedang berlalu lalang.

Saat mereka menikmati pemandangan didapati seorang pria menjambret sebuah dompet milik seseorang nenek.

Mengetahui itu Yor berusaha mengejarnya namun gagal, sedang Loid berusaha mencarinya dari Atas dan melihat satu persatu orang-orang yang sedang berjalan di tempat tersebut.

Anya kemudian mengetahui melalui kekuatan Espernya tentang penjambret tas atau dompet nenek tadi yang sedang berbicara dalam hati bahwa uang nenek tadi cukup banyak. Namun karena takut kekuatan espernya diketahui oleh Loid sehingga Anya menunjuk lestoran dan mengatakan ingin makan lagi.

Namun arah tangan Anya tepat ke arah penjambret tas atau dompet nenek tadi, ketika Loid melihat ke arah lestoran yang ditunjuk Anya, Loid yang merupakan seorang mata-mata akhirnya menyadari gerak-gerik seseorang yang menurutnya mencurigakan.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait